Skip to main content

Posts

Bentuk Negara Singapura

Singapura adalah sebuah negara berbentuk republik parlementer dengan sistem pemerintahan parlementer. Singapura (nama resmi: Republik Singapura) adalah negara kota dengan sebuah pulau di lepas ujung selatan Semenanjung Malaya, berada di 137 kilometer (85 mi) di utara khatulistiwa Asia Tenggara. Negara ini dipisahkan dengan Malaysia oleh Selat Johor di utara, dan dari Kepulauan Riau, Indonesia oleh Selat Singapura yang ada di selatan. Singapura adalah sebagai pusat keuangan terdepan keempat di dunia dan sebuah kota dunia kosmopolitan yang memainkan peran penting dalam suatu perdagangan serta keuangan internasional. Pelabuhan Singapura menjadi salah satu dari lima pelabuhan tersibuk di dunia. Singapura yang merupakan negara republik parlementer, menggunakan sistem pemerintahan parlementer unikameral Westminster yang mewakili berbagai konstituensi. Konstitusi negara Singapura telah menetapkan demokrasi perwakilan yang digunakan sebagai sistem politik singapura. Partai Aksi Rakyat (PAP...

Ciri Penyakit Ikan yang Disebabkan Bakteri

Bakteri banyak terdapat disekitar sistem perairan. Apabila ikan sedang stress maka bakteri akan menimbulkan penyakit. Oleh karena itu, petani ikan perlu memahami ciri dan tandanya. Tanda-tanda dan ciri umum penyakit yang disebabkan oleh bakteri pada ikan adalah sebagai berikut : 1) pada bagian tubuh ikan mengalami kemerahan-merahan, adanya lendir yang berlebihan, dan jika penyakit itu tidak diobati, tanda kemerahan-merahan akan menyebar ke seluruh bagian tubuh yang dapat menyebabkan ulser (luka), kerusakan pada sirip, insang serta kulit. 2) Warna insang yang pucat dan pada warna tubuhnya berubah menjadi gelap 3) Nafsu makan menurun. 4) Ikan menjadi terlihat lemah dan bergerak lambat, bernafas megap-megap sering ada di permukaan air 5) Kadangkala matanya dan perut ikan akan menjadi bengkak. 6) Kematian pada ikan yang disebabkan oleh bakteri adalah sangat tinggi dan serentak; Beberapa jenis bakteri tersebut juga telah terdapat di Indonesia, tetapi masih belum tersebar ...

Cara Mengelola Lingkungan Budidaya Ikan

Keberhasilan dalam pengelolaan kesehatan ikan itu sangat tergantung pada faktor lokasi, kawasan bebas, sistem budidaya dan juga monitoring kesehatan ikan. Penyakit yang disebabkan oleh virus, penanggulangan dengan cara penggunaan bahan kimia atau antibiotik tidak disarankan. Beberapa tindakan yang harus segera adalah dilakukan : 1) Mencegah dari penyebaran virus melalui media pembawa terutama ikan yang sakit dan juga sarana transportasinya. 2) Mulai membatasi lalu lintas orang dari dan ke lokasi wabah dalam rangka untuk mengisolasi daerah yang berwabah. 3) Memperhatikan kondisi ikan, mengurangi stress pada ikan dan meningkatkan daya tahan ikan dengan cara memberi imunostimulan atau vitamin C dengan dosis sekitar 250 - 750  mg/kg pakan ikan. Idealnya adalah pakan yang mengandung vitamin C diberikan selama pemeliharaan budidaya. 4) Jika tidak dapat dikendalikan , maka ikan tersebut segera diangkat dan dimusnahkan dengan cara dikubur atau dibakar. 5) pastikan untuk melakuk...

Penyakit yang Menyebabkan Kegagalan Budidaya Udang

Pada budidaya udang beberapa penyakit yang disebabkan oleh virus dibawah ini dapat menyebabkan kegagalan dalam produksi bila udang telah terinfeksi virus. Penyakit yang paling berbahaya ini dan sering menimbulkan kerugian bagi petambak adalah karena terinfeksinya virus seperti : Virua TSV, adalah virus yang dapat menyebabkam kematian udang secara bertahap atau masal. Virus YHD, menyebabkan tidak mau makan dan usus kosong, kematian masal 3 hari. Virus WSSV, adalah virus yang menyebabkan kematian di dasar kolam, dalam waktu 3 - 7 hari udang habis Virus IMNV, virus yang menyebabkan kematian akut 40 -60% Virus IHHNV yang menyebabkan pertumbuhan udang terhambat. Penyakit virus pada udang telah banyak menimbulkan kerugian bagi petambak di Indonesia antara lain adalah : Pada Tahun 1989 : terjadi serangan MBV (Monodon Baculovirus), Pada Tahun 1994 : terjadi serangan WSSV(White Spot Syndrome virus) Pada Tahun 2003 : terjadi serangan TSV(Taura Syndrome Virus) Pada Tahun 2...

Ciri Ikan yang Terkena Penyakit Virus KHV

Kegagalan pada budidaya ikan Mas dan Koi dapat disebabkan oleh penyakit yang berasal dari infeksi virus KHV. Infeksi virus KHV ini dapat menyebabkan kematian massal pada ikan Mas maupun pada ikan Koi. Akan tetapi pengetahuan tentang patogenisitas KHV yang masih sangat terbatas, dan petunjuk pengendaliannya akan sangat dibutuhkan. Beberapa ciri - ciri gejala klinis ikan yang terserang KHV adalah  a) Megap-megap, b) Gerakannya tidak terkontrol, c) Nafsu makan ikan koi dan mas menurun, d) Kulitnya melepuh, e) Kadang-kadang disertai juga dengan pendarahan pada sirip/badan, f) Insang geripis yang ada pada ujung lamella dan akhirnya membusuk. g) Terjadinya kematian massal dalam waktu singkat (1-5 hari). Bagaimana cara pencegahannya? Baca disini :  Penanggulangan Ikan yang Terkena KHV

Penanggulangan Ikan yang Terkena KHV

Berikut ini adalah cara penanggulangan ikan Koi, Mas, Nila, Gurame dan lainnya yang terkena KHV (Koi Herpes Virus), cek disini.. 1.   Pilihlah  benih yang berasal dari daerah yang masih terbebas dari virus KHV. 2.  Dapat melaporkan sesegera mungkin  kepada petugas Dinas Perikanan ataupun melaporkannya kepasa instansi terkait setempat apabila terjadi kasus KHV. Ini akan mencegah persebarannya. 3. Melakukan pemeriksakan benih ikan sebelum ditebarkan ke penampungan, cek ke laboratorium Uji yang dilengkapi dengan alat PCR. Sebaiknya jika ingin berbudidaya dalam jumlah besar, maka periksakan dahulu. 4.   Eradikasi Patogen adalah proses pencegahan dengan cara melakukan egiatan pemusnahan virus dari media pembawanya seperti air dan ikan. 5.   Penanggulangan dengan Pengelolaan Lingkungan Budidaya -Memperbaiki sistim pada Budidaya -Monitoring Kesehatan pada Ikan dan Lingkungan 6.   Penanggulangan dengan cara mencegah penyebaran virus melalui media...

Virus Yang Menyerang pada Ikan

Ada beberapa jenis penyakit viral dan sudah populer di kalangan peternak modern. Adapun virus yang sudah di identifikasi antara lain : 1) IHHNV (Infectious Hypodermal and Hematopoitic Necrosis Virus), 2) KHV (Koi Herpes Virus) 3) HPV (Hepatopancreatic ParvolikeVirus), 4) SEMBV(Systemic Ectodermaland Mesodermal Baculovirus) atau WSBV (White Spot Baculovirus) 5) MBV (Monodon Baculavirus), 6) YHV (Yellow Head Virus). 7) TSV (Taura Syndrome Virus) 8) IMNV (Infectious Myonecrosis Virus) 9) WSSV (White Spot Syndrome virus) 10) BMN (Baculoviral Midgutgland Necrosis) 12) LPV (Lymphoidal Parvo-like Virus) 13) PVNV / Nodavirus (Penaeus Vannamei Nodavirus) 13) LOVV (Lymphoid Organ Vaccuolization Virus) 14) REO (REO III dan REO IV) 15) RPS (Rhabdovirus of Penaid Shrimp) 16) LOSV (Lymphoid Organ Spheroid Virus) 17) MoV (Moyrillyan Virus) 18) IRDO (Shrimp Iridovirus) 19) BP (Baculovirus Penaid) Kegagalan yang ada pada budidaya ikan Mas dan Koi dapat disebabkan infeksi virus ...