Skip to main content

Berkunjung ke Curug Silawe Magelang





Curug silawe sudah tidak asing lagi bagi masyarakat magelang. Curug ini mempunyai dua curug dimana curug pertama berada dibawah yang pertama akan kita jumpai jika kita sampai di curug tersebut. Kemudian curug yang kedua berada disebelah kanan atas.

Lalu bagaimana keadaan medan menuju curug silawe?

Untuk menuju curug ini cukuplah mudah tidak sesulit tahun - tahun kemarin karena sekarang jalan menanjak menuju curug ini sudah dibuat jalan setapak. Awalnya saat pertama teman-teman kami sekitar tiga tahun yang lalu (2013) mengunjungi curug ini masih belum disetapak pada jalan menanjaknya, jadi mereka harus menaiki tanjakan dengan jalanan yang masih disusun dari batuan. Sekarang motor matik pun bisa sampi ke atas dekat pintu masuk curug. Di dekat pintu masuk curug ini akan ada tempat parkir, kalian bisa memarkirkan motor kalian disitu.
Dari tempat parkir, lokasi curug tidaklah jauh sekitar lima puluh meter dan tidak menanjak. Hanya pada curug yang kedua agak menanjak sedikit. Ketika kalian sampai di curug pertama dan ingin mengunjungi curug kedua, maka kalian akan melewati jembatan yang cukup menarik. Kalian bisa mengambil foto dari jempatan tersebut dengan pemandangan curug yang pertama.
Hati - hati ketika menaiki atau menuruni jalan di curug kedua. Biasanya pada musim hujan akan berlumut sehingga membuat jalan tersebut licin. Curug ini juga dekat dengan      pendakian gunung sumbing     jalur pendakian magelang, desa kaliangkrik.

Comments

Popular posts from this blog

Tata Penulisan (Lettering) Pada Peta

Seperti apasih Tata Penulisan (Lettering) yang benar dalam peta itu? Pada peta juga terdapat aturan-aturan dalam cara penulisan pada suatu objek-objek geografi. Setidak-tidaknya disini Terdapat empat aturan penulisan dalam peta yang harus kita patuhi, lihatlah pada (Gambar 1.12). Dibawah ini adalah beberapa aturan atau tanda untuk penulisan nama - nama suatu objek dalam peta 1) pada nama-nama ibu kota, negara, benua, dan pegunungan itu haruslah ditulis dengan menggunakan huruf kapital tegak. 2) untuk nama-nama samudra, nama teluk yang luas, laut, dan nama selat yang luas, maka harus ditulis dengan menggunakan huruf kapital miring. 3) untuk nama-nama kota kecil dan gunung haruslah ditulis dengan menggunakan huruf kecil tegak. Pada awal nama kota dan gunung ditulis dengan huruf besar. 4) sedangkan untuk nama-nama perairan seperti sungai, danau, selat yang sempit, dan nama teluk yang sempit juga haruslah ditulis dengan huruf kecil miring. Itulah beberapa aturan penamaa...

Ciri - Ciri Tari Primitif

Berikut ini adalah ciri - ciri lengkap tari Primitif di Indonesia. Tari primitif adalah tari yang berkembang di daerah yang saat itu menganut kepercayaan animisme, dan dinamisme. Tari ini merupakan tari yang ditujukan untuk memuja roh para leluhur dan estetika seni. Tari primitif biasanya adalah wujud dan kehendak berupa pernyataan maksud dari permohonan tarian tersebut dilaksanakan. Ciri tari yang ada pada zaman primitif adalah adanya kesederhanaan pada kostum atau pakaian, gerak dan iringan. Tujuan utama dari tarian primitif ini adalah untuk mewujudkan suatu kehendak tertentu, sehingga ekspresi yang dilakukan itu berhubungan dengan permintaan yang diinginkan kepada leluhur. Ciri-ciri tari primitif antara lain adalah:  gerak dan iringannya sangatlah sederhana, yaitu berupa hentakan kaki, tepukan tangan / simbol suara ataupun gerak-gerak saja yang dilakukan tanpa iringan alat musik. • Gerakan dilakukan untuk tujuan tertentu misalnya adalah untuk menirukan gerak binatang k...

Apa itu Teknik Bivalve dan A Cire Perdue?

Bivalve Teknik Bivalve dan A Cire Perdue adalah teknik pencetakan atau pembuatan benda - benda dari logam maupun perunggu. Teknik ini sudah digunakan sejak zaman kebudayaan perunggu. Cara bivalve, adalah teknik yang dilakukan dengan cara menggunakan cetakan batu, yang terdiri atas dua buah bagian dimana diikat menjadi satu. Pada lelehan logam lalu dituangkan, dan kenudian tunggu hingga membeku. Setelah membeku, maka cetakan tersebut bisa dibuka. Kelebihannya adalah alat ini dapat digunakan hingga beberapa kali. Cara a cire perdue atau cara tuangan lilin, adalah teknik membuat model suatu benda dari lilin yang kemudian dibungkus menggunakan tanah liat dan pada bagian atasnya diberi sebuah lubang, kemudian dibakar sehingga membuat lapisan lilin di dalamnya akan meleleh dan keluar melalui lubang. Dari bagian lubang itu juga dituangkan dengan lelehan logam sampai penuh. Setelah logam lelehan membeku, kemudian model dari tanah liat dipecahkan dan hasil cetakan dari logam b...