Saya adalah mahasiswa di salah satu universitas di Yogyakarta. Disini saya akan menceritakan beberapa pengalaman saya tentang jurusan teknik. saya angkatan 2015. Biasanya pada awal masuk univ itu akan ada kuliah umum. Nah, di kuliah umum itu ada seseorang alumni mahasiswa univ kami yang sudah sukses dan mempunyai perusahaan yang cukup besar di Indonesia. Ia adalah lulusan jurusan manajemen. Ia menceritakan bahwa jurusan teknik di Indonesia itu masih belum mencukupi untuk memenuhi permintaan pasar di Indonesia. Indonesia yang sangat nesar ini membutuhkan sangat banyak sarjana teknik. Kita tahu sendiri kan kalau kemajuan sebuah negara itu salah satunya dengan ditandainya banyaknya sarjana teknik. Mengapa begitu? Silahkan cari di google.
Nah, menurut dia, Indonesia itu masih sangat kekurangan sarjana teknik supaya bekerja di bidang - bidang yang sesuai. Menurut dia, pada tahun - tahun kedepan, sarjana teknik yang bekerja sesuai di bidangnya akan diberi semacam tunjangan atau gaji khusus dari pemerintah. Walaupun kalian kerja di swasta, kalian akan dapat gaji tambahan dari pemerintah. Hal ini tentu sangat menggairahkan bukan? Gaji khusus dari pemerintah tersebut, katanya sekitar 5 jutaan.
Jadi, besok kalau kalian ambil jurusan teknik, cobalah ditekuni dan jika sudah lulus, maka bekerjalah sesuai dengan jurusan kalian. Sangat disayangkan jika lulusan sarjana teknik malah bekerja di bidang lain yang tidak sesuai dengan titel sarjananya.
Bivalve Teknik Bivalve dan A Cire Perdue adalah teknik pencetakan atau pembuatan benda - benda dari logam maupun perunggu. Teknik ini sudah digunakan sejak zaman kebudayaan perunggu. Cara bivalve, adalah teknik yang dilakukan dengan cara menggunakan cetakan batu, yang terdiri atas dua buah bagian dimana diikat menjadi satu. Pada lelehan logam lalu dituangkan, dan kenudian tunggu hingga membeku. Setelah membeku, maka cetakan tersebut bisa dibuka. Kelebihannya adalah alat ini dapat digunakan hingga beberapa kali. Cara a cire perdue atau cara tuangan lilin, adalah teknik membuat model suatu benda dari lilin yang kemudian dibungkus menggunakan tanah liat dan pada bagian atasnya diberi sebuah lubang, kemudian dibakar sehingga membuat lapisan lilin di dalamnya akan meleleh dan keluar melalui lubang. Dari bagian lubang itu juga dituangkan dengan lelehan logam sampai penuh. Setelah logam lelehan membeku, kemudian model dari tanah liat dipecahkan dan hasil cetakan dari logam b...
Comments
Post a Comment