Tak Punya Pengalaman, Model ini Pendiri Perusahaan Travel Mewah

Stephanie Chai tidak punya pengalaman menjalankan bisnis travel atau perjalanan.

Chai sering mengatakan bahwa inspirasi untuk memulai bisnis dapat berasal dari mana saja. Untuk inspirasi Stephanie Chai itu adalah keberanian. Mantan model dan berkepribadian di dunia TV tanpa pengalaman dapat mrnjalankan sendiri perusahaannya, pada tahun 2012 dia ditantang oleh teman laki-lakinya untuk benar-benar mengejar mimpinya dan membangun website bisnis perjalanan travel mewah.

"butuh lima menit untuk memutuskan dan melakukannya," kata Stephanie, yang pada saat tinggal di Kuala lumpur, Malaysia.

Teman Stephanie  mengirimkan beberapa link tentang situs perjalanan untuk dilihatnya, dan setelah beberapa saat melihat - lihat, dia menyadari ada celah di pasar untuk perusahaan travel (perjalanan) yang mengambil  dan diterapkan untuk sektor kemewahan

"saya naif dan terbelalak, dan aku hanya memutuskan untuk melakukannya."


perusahaan berfokus pada mewah sektor perjalanan,

 jadi tanpa pengalaman apapun menjalankan dalam bisnis perjalanan, Stephanie mulai membuat website-nya dan melakukan bisnis, yaitu The Luxe Nomad. Empat tahun kemudian dan dia mengatakan  perusahaan yang berbasis di Singapura ini  sekarang melihat pendapatan tahunan, Meskipun sifatnya kompetitif dari pasar bisnis perjalanan. pada saat yang sama, dikutip dari berbagai sumber, Stephanie masuk sebagi pengusaha wanita muda terkemuka di Asia.
Stephanie Chai

Didukung oleh investasi multi-juta dolar, sekarang dia mempersiapkan untuk meluncurkan versi bahasa Mandarin untuk situs webnya pada awal tahun 2017, sebelum memasuki raksasa daratan Cina pasar.

'Sebagai liku pembelajaran yang besar'

lahir di Selandia baru, ibu berasal dari Italia dan ayah dari Malaysia yang seorang keturunan Cina, Stephanie menghabiskan sebagian besar masa kanak-kanaknya  di negara Malaysia, Sarawak. Setelah selesai sekolah, dia kembali ke Selandia baru di mana dia melakukan pendidikan tinggi sarjana keuangan dan bisnis internasional di University of Auckland.

Stephanie Chai (ketiga dari kanan) memiliki semua tim perempuan

Karir sebagai modeling diikuti, sebelum bekerja di TV Singapura dan Malaysia, dan pada tujuh tahun kemudian di Luxe Nomad.

Menyisihkan uang sebesar 60,000 dolar Singapura  ($ 43,000; £ 35,000) dari tabungannya ke dalam bisnis, Stephanie memutuskan untuk memulai mendirikn perusahaanny di Singapura daripada Malaysia karena di Singapura lebih mapan dan yang menjadi kawasan komunitas investasi yang setabil

Setelah menjelaskan idenya untuk investor, di luar dugaan, pendanaan segera tiba. "saya bertemu lima investor [di Singapura]. Aku punya dua pihak yang menawarkan, dan saya mengambil satu," katanya..

Dengan cukup uang di Bank, Stephanie juga masih perlu untuk belajar tentang teknologi dibalik pengembangan website travelnya, dan sebagaiannya ia meminta pendapat dari temannya untuk menunjukkan padanya bagaimana sejumlah situs web dapat bekerja.

Dia kemudian menyewa beberapa programmer untuk membangun apa yang dia inginkan, dan Meskipun "banyak bug" untuk memulainya, The Luxe Nomad lahir pada bulan Juli 2012.

Stephanie ingin membantu memberdayakan perempuan lain, sehingga ia membangun tim perempuan.

Setelah menghabiskan sebelumnya sekitar enam atau tujuh tahun "pada dasarnya hanya bekerja satu atau dua hari seminggu sebagai pekerjaan paruh waktu seorang model atau presenter TV", Stephanie mengatakan menjalankan  bisnis penuh waktu adalah "suatu liku pembelajaran yang belajar".

Kekuatan Selebriti


Di bulan pertama pada operasi perusahaan, ia melihat penjualannya hanya 2,000 dolar Singapura, dan sebagai Stephanie mengakui: "yang termasuk satu pemesanan adalah untuk diriku sendiri."

Dia menjelaskan: "demi Tuhan, mengingatkan saya bahwa itu nasib buruk dalam bahasa Cina jika Anda tidak membuat penjualan pada hari pertama. Jadi saya segera mengajak teman baikku hari libur."

Stephanie menghabiskan tujuh tahun sebagai model dan presenter TV..

Sementara saat bisnis masih terlihat berjalan lambat, Stephanie datang dengan rencana licik  untuk memastikan ada penjualan - dia akan meminta teman yang umumnya adalah selebriti untuk melakukan beberapa kerjasam promosi.

"saya menawarkan mereka di hari libur ke beberapa tempat-tempat menakjubkan atas dasar bahwa mereka akan meninjau bisnis travel saya, dan posting gambar dirinya di medi massa

" lalu aku pergi ke Hotel untuk memberitahu mereka kami memiliki selebriti datang untuk review propertinya"


Model berbasis australia, Shiralee Coleman adalah salah satu dari banyak selebriti yang telah melakukan travel dengan perusahaan Luxe Nomad milik Stephanie.  


"[itu] situasi yang saling menguntungkan - kami tidak membayar siapa pun, Hotel senang, dan celebs kami juga senang. Itu adalah salah satu alasan kami menjadi yang terdepan, dan alasan dari itu, kami juga telah mempunyai 110,000 pengikut di Instagram. Kami punya banyak tekanan karena sering dilihat dalam sudut selebriti . "

Stephanie menambahkan:" menjadi pengusaha itu harus lebih dari sebuah Hustler (pekerj keras) dan jadi, itulah yang saya lakukan. "

'tidak bergabung dengan kumpulan'


sebagai Luxe Nomad telah berkembang, Stephanie juga mengubah fokus utamanya.

Sementara websitenya sesekali masih memiliki  Flash  penjualan, sejak tahun lalu tersedia daftar kamar Hotel yang dapat Anda pesan kapan saja, tapi tanpa diskon.

website sekarang daftar Hotel dan Villas di seluruh dunia..

Bisnis Travel ini juga sekarang menawarkan vila mewah untuk disewakan, dan telah memperluas jangkauan geografis dari Asia ke seluruh dunia. itu saat ini memiliki beberapa sekitar 1,500 properti yang bisa dipesan, ada 700 Hotel dan 800 Villa.

Steve hafner, Co-founder  perjalanan website kayak US, mengatakan bahwa Stephanie benar - benar memperluas Luxe Nomad fokus jauh dari hanya sekedar Hotel.

" ini adalah sangat ruang yang sulit  untuk bersaing, "katanya." terutama untuk perusahaan kecil yang tidak memiliki skala dan inventarisasi pemain global seperti booking.com.

melihat ke depan, Stephanie mengatakan bahwa suatu hari  dia akan mempertimbangkan untuk menjual semua atau bagian dari bisnisnya " jika kami menemukan mitra yang tepat ", tapi ia juga menekankan bahwa dia merasa sangat bertanggung jawab untuk timnya. Semua staf di bagian penggajian tetap perempuan, tapi bisnis apa saja sekarang ini juga mempekerjakan kontraktor laki-laki

Sementara itu dia berkomitmen untuk perusahaan

" salah satu alasan kami telah berhasil melewatinya sejauh ini adalah bagian yang positif, jangan pernah menyerah, itu adalah sifat yang penting, "kata Stephanie.

" dan juga, tidak bergabung dengan kawanan / kelompok"

Comments

Popular posts from this blog

Berapa Lama Kuliah di S2 dan S3?

Apa itu Responsi?

Kuliah Jurusan Ilmu Gizi UNDIP