Apakah Gas Air Mata Bebahaya untuk Kesehatan?

Secara hukum, boleh - boleh saja dan juga legal bagi petugas keamanan untuk menggunakan gas air mata untuk mengendalikan massa ketika sedang demonstrasi. Namun ada regulasi yang ketat sebenarnya dalam memakai gas air mata.

Gas air mata terbuat dari apa?

Seperti dilansir Science.Howstuffworks, gas air mata terdiri dari beberapa jenis bahan, yaitu CS (chlorobenzylidenemalononitrile), CN (chloroacetophenone) dan seprai cabe--yang sering digunakan orang umum untuk mencegah kejahatan.

Biasanya polisi memiliki tabung khusus untuk melepas gas air mata ketika demonstrasi berulah. Masalahnya, tabung ini menghasilkan panas--seperti pistol maka bila orang yang terkena akan mengalami perih di mata, kulit, luka bakar hingga gangguan pada paru-paru, seperti adanya asma. Bahkan pada penggunaan krim, tabir surya dan make up akan juga semakin menyerap gas air mata sehingga dapat merusak kulit.


Apa saja efek gas air mata?

Untuk beberapa orang, gas air mata bisa membuat batuk, sakit tenggorokan, dan juga menimbulkan lendir di hidung serta kelopak mata. Ada laporan juga yang mengalami kehilangan arah, dan juga mengalami pusing setelah terkena gas air mata.

Biasanya, efek dari semprotan gas ini akan muncul selama sejam, walau pada kulit iritasi membutuhkan waktu yang lama.

Comments

Popular posts from this blog

Berapa Lama Kuliah di S2 dan S3?

Apa itu Responsi?

Kuliah Jurusan Ilmu Gizi UNDIP