Hubungan Fluks Listrik dan Kuat Medan Listrik

Medan listrik sebagai besaran vektor dapat digambarkan dengan garis-garis yang memiliki arah atau dengan anak panah.
Contohnya adalah medan listrik di sekitar muatan titik positif
seperti yang ada pada Gambar 4.15. Untuk Jumlah garis-garis medan listrik
yang menembus secara tegak lurus pada suatu bidang
dinamakan dengan fluks listrik dan disimbolkan dengan φ.
Lalu bagaimana dengan medan listriknya? Untuk besar medan
listrik disebut dengan kuat medan listrik bisa didefinisikan
juga sebagai kerapatan garis-garis medan listrik.
Dari dua pengertian di atas bisa dirumuskan
hubungannya sebagai berikut.
 φ = E . A
atau .............................. (4.6)
 φ = E . A cos θ
dengan : φ = fluks listrik (weber)
 E = kuat medan listrik (N/C)
 A = luas bidang yang terbatas garis-garis gaya
 (m2
)
 θ = sudut antara E dengan normal bidang
Jika Dengan menggunakan definisi dua besaran di atas,
Gauss telah merumuskan hubungan antar besaran sebagai
berikut.
//Jumlah garis medan (fluks listrik) yang menembus
suatu permukaannya sebanding dengan jumlah
muatan listrik yang dilingkupi oleh permukaan
tersebut//. Pernyataan itulah yang dikenal sebagai
hukum Gauss dan dapat dirumuskan sebagai berikut


Comments

Popular posts from this blog

Berapa Lama Kuliah di S2 dan S3?

Apa itu Responsi?

Kuliah Jurusan Ilmu Gizi UNDIP